Bikin Quiz Yang Bisa Mencuri Data Pribadi, Facebook Gugat 2 Orang Ukrania

Bikin Quiz Yang Bisa Mencuri Data Pribadi, Facebook Menggugat 2 Orang Asal Ukrania

Facebook telah mengajukan gugatan kepada dua pria asal Ukraina yang dituduh membuat aplikasi kuis penipuan yang menipu pengguna’nya agar memasang ekstensi browser berbahaya. Ekstensi ini diduga menghapus informasi dari halaman media sosial pengguna dan menyuntikkan iklan yang tidak disetujui ketika pengguna akan mengunjungi berbagai situs jejaring sosial, termasuk Facebook.

Seperti yang dilaporkan oleh website berita teknologi The Verge, Facebook mengajukan gugatan pada 8 Maret di pengadilan California Utara kepada Gleb Sluchevsky dan Andrey Gorbachov yang keduanya merupakan warga Kiev, Ukrania. Dalam pengarsipannya, raksasa media sosial itu mengatakan kalau mereka memulai aksinya sejak sekitar tahun 2016-2018, para terdakwa menggunakan akun palsu dengan nama seperti “Amanda Pitt” and “Elena Stelmah” untuk mengoperasikan dan mendistribusikan serangkaian aplikasi kuis yang disediakan untuk umum yang didownload lewat website. Keduanya punya setidaknya 13 akun palsu dan halaman di Facebook.

Keempat aplikasi yang mereka buat adalah “Supertest“, “FQuiz“, “Megatest“, dan “Pechenka“, yang diduga memaksa pengguna untuk mengunduh ekstensi browser yang diam-diam dirancang untuk mencuri informasi pribadi seperti nama, jenis kelamin, usia, gambar profil, dan daftar teman pribadi dari berbagai situs media sosial.

Funnytest.pro - Salah satu website kuis yang dilaporkan Facebook

Contoh kuis, yang terutama menargetkan pengguna Rusia dan Ukrania, termasuk “Apa warna aura Anda?”, “Anjing seperti apa kamu menurut tanda zodiakmu?”, dan “Hewan apa kamu?”.

Ekstensi tersebut dipromosikan di setidaknya tiga browser store resmi dan mengirim kembali data pengguna ke server di Belanda di bawah kendali kedua tersangka. Facebook mengatakan, total ekstensi berbahaya telah dipasang lebih dari 63.000 kali.

Saat ini Facebook sedang mencari perintah penahanan kepada kedua terdakwa, serta kerusakan moneter. (Facebook menghabiskan $ 75.000 selama investigasi terhadap ekstensi berbahaya, The Verge melaporkan.) Perusahaan mengklaim Sluchevsky dan Gorbachov tidak hanya melanggar kontrak mereka dengan Facebook, tetapi juga melanggar Undang-Undang Penipuan dan Penyalahgunaan Komputer Amerika Serikat dan Akses Data Komputer Komprehensif dan Undang-Undang Penipuan California.

Ini adalah gugatan kedua Facebook yang berkaitan dengan kasus semacam ini. Sebelumnya, pada 1 Maret, Facebook menggugat empat perusahaan dan tiga orang di China karena mengoperasikan jaringan yang menjual akun, like, dan follower palsu di Facebook dan Instagram.

Ngeri ya? Perlu diberitahukan untuk kalian para pengguna Facebook untuk tidak memainkan aplikasi kuis semacam itu, terlebih kalau aplikasi itu tidak dibuat oleh Official Facebook sendiri, bisa jadi aplikasi-aplikasi seperti itu disisipi virus atau memaksa kalian memasang ekstensi browser berbahaya seperti yang dibuat kedua orang Ukrania diatas. Jadi, dimohon untuk lebih berhati-hati dan lebih bijak dalam bersosial media.

You May Also Like

2 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *