Daftar Perusahaan Yang Memutus Hubungan Kerja Dengan Huawei

Daftar Perusahaan Yang Memutus Hubungan Kerja Dengan Huawei

Tidak lama setelah perintah eksekutif Presiden Donald Trump diberlakukan, semakin banyak perusahaan yang memutus hubungan kerja dengan Huawei, terlebih mereka yang berbasis di AS.

Mereka memutuskan bisnis dengan raksasa teknologi China dan beberapa perusahaan telah meminta karyawan untuk menahan persediaan sampai pemberitahuan lebih lanjut.

Google sendiri menjadi perusahaan pertama yang memutus hubungan kerja ini dan mengambil lisensi Android dari Huawei. Ada juga perusahaan-perusahaan besar lainnya yang kebanyakan berbasis di AS, bahkan beberapa perusahaan non-AS juga lepas dari Huawei.

Daftar Perusahaan Yang Memutus Hubungan Kerja Dengan Huawei

Berikut ini adalah perusahaan-perusahaan yang memutus hubungan kerja dengan Huawei, yang kami tahu:

  • Google – Memasok perangkat lunak Android
  • Intel – Memasok chip server
  • Broadcom – Memasok komponen untuk peralatan jaringan
  • Qualcomm – Memasok CPU dan chip modem untuk smartphone
  • Xilinx – Memasok chip yang dapat diprogram untuk perangkat jaringan
  • Lumentum Holdings – Perlengkapan komponen ponsel
  • ARM Holdings– Desainer chip ponsel terkemuka
  • Infineon Technologies – Memasok chip
  • EE Limited – Perusahaan telekomunikasi terbesar di Eropa
  • Vodafone – Operator seluler terkemuka di Inggris

Satu nama yang tidak ada dalam daftar ini sekarang adalah Microsoft yang menyediakan perangkat lunak Windows untuk Huawei. Perusahaan belum mengumumkan larangan apa pun tetapi telah mencabut laptop Huawei dari situs webnya.

Ada lagi, Panasonic yang kabarnya juga berencana menghentikan kerja samanya dengan Huawei. Tapi karena masih belum pasti, jadi belum kami masukkan dalam daftar. Kami akan terus mengupdate daftar ini kalau mendapat informasi lain masuk.

Para Pemasok Komponen Huawei Yang Kebanyakan dari Amerika
Sumber : Fossbytes.com

Selanjutnya, pada bagian perangkat keras, chip yang berjalan di dalam laptop dibuat oleh Intel atau AMD yang keduanya adalah perusahaan AS. Jadi, ini menambah tingkat kesulitan lain untuk Huawei yang saat ini membuat beberapa laptop Windows terbaik.

Kalau larangan berlanjut sampai masa mendatang, ada kemungkinan Huawei mungkin bisa menangani bagian perangkat lunak. Untuk perangkat keras, satu hal yang menjanjikan adalah kalau perusahaan punya divisi silikon sendiri.

Tetapi fakta kalau ARM yang punya SoftBank juga telah menghentikan bisnisnya dengan Huawei, bisa membuat pukulan besar pada rencana perangkat kerasnya. Itu karena hampir setiap chip smartphone di luar sana saat ini didasarkan pada desain ARM.

Kedengarannya mengejutkan karena ARM berbasis di Inggris. Tapi menurut BBC, alasan di balik langkah ini adalah beberapa desain mereka mengandung teknologi yang berasal dari AS. Perusahaan ini juga punya beberapa lokasi kantor di AS.

Hal itu juga berlaku untuk Infineon Technologies yang berbasis di Jerman yang mengatakan kalau sebagian pasokannya berasal dari AS. Tapi sejumlah besar persediaan bukan milik AS dan Huawei bisa melakukan penyesuaian yang diperlukan untuk memperbaiki situasi, kata juru bicara kepada Bloomberg.

Huawei mungkin pembuat smartphone 5G terbesar saat ini. Dan untuk itu, saat ini bergantung pada banyak pemasok yang berbasis di AS yang bisa menyediakan komponen berkualitas dengan harga terjangkau.

Kalau Huawei menghadapi kemunduran karena perang dagang AS-Cina, itu akan mempengaruhi atau menunda peluncuran teknologi 5G tidak hanya di AS tapi juga di Cina.

Jadi, tidak bisa diabaikan kalau pemasok yang berbasis di AS ini mungkin harus kehilangan pelanggan kalau mereka tidak bisa melakukan bisnis karena perintah presiden AS yang mem-banned Huawei sehingga banyak perusahaan yang memutus hubungan kerja dengan mereka.

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *